Stephen Hawking tutup usia, wariskan 'teori segalanya' kepada dunia


Ahli fisika terkemuka di dunia, Stephen Hawking, telah meninggal dunia pada usia 76 tahun.

"Kami sangat berduka bahwa ayah kami meninggal dunia hari ini. Dia merupakan ilmuwan hebat dan pria luar biasa yang karya dan warisannya akan terus hidup untuk tahun-tahun mendatang," sebut pernyataan bersama, Lucy, Robert, dan Tim, tiga anak mendiang Hawking.

Keluarga Hawking mengatakan sang ilmuwan meninggal dunia dengan tenang di kediamannya dekat Universitas Cambridge.

Mereka memuji "keberanian dan keteguhan" mendiang dan juga mengatakan "kepintaran dan humornya" menginspirasi orang-orang di seluruh dunia.

"Dia pernah berkata, 'Jagat ini tidak berarti banyak jika bukan menjadi kediaman orang yang kamu cintai'. Kami akan senantiasa merindukannya," sebut anak-anak Hawking.

Selama hidupnya, Hawking dikenal sebagai pria humoris sekaligus duta yang populer bagi sains. Dia telah muncul dalam berbagai acara televisi.

Dalam sebuah episode serial kartun The Simpsons, sosok Hawking diilustrasikan minum bersama Homer di sebuah bar dan bercanda bahwa dia akan mencuri ide Homer mengenai bentuk tata surya seperti donat.

Hawking tampil sebagai dirinya salah satu acara komedi BBC, Red Dwarf. Wujud Hawking dalam hologram pun pernah ditayangkan dalam episode serial Star Trek: The Next Generation.

Ilmuwan itu bahkan mengisi suara dalam sejumlah rekaman. Misalnya, pada tembang band Pink Floyd berjudul Keep Talking di album The Division Bell keluaran 1994.

Di Asia, Hawking diketahui memiliki akun media sosial Cina, Weibo. Salah satu unggahan yang menarik perhatian adalah ketika dia memuji Wang Junkai—penyanyi utama band pria asal Cina, TFBOYS.

Awalnya, Wang bertanya kepada Hawking mengenai cara kaum manusia menyiapkan perpindahan ke planet lain di masa depan.

Hawking kemudian mengunggah sebuah video di Weibo berisi pernyataan bahwa Wang mengajukan "pertanyaan bagus" yang membuatnya mendapat pandangan tentang kaum milenial di Cina serta "keingintahuan" mereka soal masa depan.

Diskusi soal migrasi ke planet lain mengemuka setelah Hawking baru-baru ini memperingatkan bahwa seluruh manusia harus meninggalkan Bumi dalam kurun 600 tahun mendatang sebelum peningkatan konsumsi energi secara drastis menjadikan planet ini "bola api".

Sontak pernyataan tersebut memantik diskusi di antara khalayak Cina, yang 4,3 juta di antaranya mengikuti akun Hawking di Weibo.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »