Korban Tewas Kecelakaan Beruntun di Tarahan Menjadi 8 Orang


Korban tewas dalam peristiwa itu di antaranya Soni dewantara, Eko Sucipto, Sutriani, Harmoko, Amir, dan Asari. Sementara korban luka yakni, Hendri Sujito, Suparlan, Sukarna, Nanang.
Kriminologi.id - Korban kecelakaan beruntun yang terjadi di kawasan Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, bertambah menjadi 8 orang. Kecelakaan itu terjadi akibat rem blong dari truk tronton.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Sulistyaningsih kepada Kriminologi.id, Jumat, 23 Maret 2018, mengatakan hasil sementara 8 orang tewas dalam kecelakaan itu.

“Hasil sementara diperoleh keterangan korban laka antara lain bahwa, 8 orang korban meninggal dunia, 3 orang luka berat, dan 2 orang luka ringan,” ujar Sulistyaningsih melalui pesan singkat.

Namun Sulistyaningsih belum memberikan identitas dua korban tewas lainnya terkait peristiwa kecelakaan itu. Dikatakan Sulistyaningsih sebelumnya, kecelakaan maut terjadi pada Kamis sore, 22 Maret 2018. Peristiwa itu terjadi akibat rem blong dari kendaraan truk tronton Mitsubishi.

“Truk dump tronton Mitsubishi no. Pol B 9761 KYU berjalan dari arah Bakauheni menuju Bandar Lampung. Setibanya di TKP jalan menurun dan menikung diduga rem Ran truk tersebut tidak berfungsi dengan baik (rem blong),” kata Sulistyaningsih.

Kemudian, kendaraan truk menabrak Honda Jazz dengan nomor polisi B 1266 SVB. Kedua kendaraan itu lalu menabrak kendaraan pikap Suzuki Carry yang berjalan dari arah Bandar Lampung.

Kecelakaan maut di Tarahan, Lampung. Foto: Ist/Kriminologi.id
Kedua kendaraan itu lalu terdorong dan menabrak truk Fuso. Sementara truk tronton yang tetap melaju tersebut kemudian menabrak truk Hino yang datang dari arah Bandar Lampung.

Korban tewas dalam peristiwa itu di antaranya Soni dewantara, Eko Sucipto, Sutriani, Harmoko, Amir, dan Asari. Sementara korban luka yakni, Hendri Sujito, Suparlan, Sukarna, Nanang.

Akibat kecelakaan itu arus lalu lintas dari arah Bandar Lampung-Kalianda sempat mengalami kemacetan hingga pukul 22.30 WIB. Pada tengah malam jalur tersebut sudah kembali normal.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »